Monitoring Kualitas Air pada Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Perairan Pantai Utara Jawa Timur

Authors

  • Nico Rahman Caesar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Uun Yanuhar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Andik Isdianto Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Ekwan Nofa Wiratno Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Lutfi Ni`'Matus Salamah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Zainal Abidin Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Hartati Kartikaningsih Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Alfi Nur Rusydi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Umi Zakiyah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Hartati Kartikaningsih Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Gilang Rusrita Aida Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya
  • Lutfia Fahimatul Ilmi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.35316/jsapi.v16i1.6153

Keywords:

Water quality, vannamei shrimp, Purposive Random Sampling, Northern Coast of East Java, kualitas air;

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas perairan di Pantai Utara Jawa Timur berdasarkan parameter suhu, salinitas, pH, Total Dissolved Solids (TDS), Total Suspended Solids (TSS), oksigen terlarut (DO), amonia, nitrat, dan ortofosfat. Penentuan lokasi sampling dilakukan menggunakan metode purposive random sampling di tiga lokasi, yaitu Kabupaten Sidoarjo, Gresik, dan Lamongan. Hasil pengukuran menunjukkan suhu perairan berkisar antara 29,5–31,7 °C, sesuai dengan standar optimal untuk biota laut (28–32 °C). Salinitas dan pH (7,3–7,6) berada dalam batas wajar, mendukung kehidupan organisme akuatik. Nilai TDS di bawah 1000 ppm, sementara rata-rata TSS adalah 10,4 mg/L, jauh di bawah ambang batas 20–80 mg/L. Konsentrasi DO berkisar 4,7–6,97 mg/L, hampir memenuhi standar optimal > 5 mg/L. Kandungan amonia (0,007–0,088 mg/L) dan nitrat (0,051–0,095 mg/L) berada dalam batas aman. Konsentrasi ortofosfat (0,025–0,123 mg/L) melampaui ambang batas 0,015 mg/L di beberapa lokasi, kemungkinan disebabkan oleh limbah domestik. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi perairan Pantai Utara Jawa Timur mendukung ekosistem akuatik, meskipun potensi ancaman dari aktivitas manusia memerlukan pengelolaan lebih lanjut untuk menjaga keberlanjutan ekosistem

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arivo D., dan N. Annissatussholeha. (2017). Pengaruh tekanan osmotik ph, dan suhu terhadap pertumbuhan bakteri escherichia coli. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 153-160

Hamuna, B., Tanjung, R. H. R., Suwito, S., Maury, H. K., & Alianto, A. (2018). Study of Seawater Quality and Pollution Index Based on Physical-Chemical Parameters in the Waters of the Depapre District, Jayapura. Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(1), 35–43. https://doi.org/10.14710/jil.16.135-43

Imelda, D., Khanza, A., & Wulandari, D. (2019). Pengaruh ukuran partikel dan suhu terhadap penyerapan logam tembaga (Cu) dengan arang aktif dari kulit pisang kepok (Musa paradisiaca formatypica). Jurnal Teknologi, 6(2), 107-118.

Kusumaningrum, P. D., & Thessiana, L. (2017). Sistem Sterilisasi Bakteri Vibrio Harveyi Menggunakan Radioisotop Cobalt-60 Untuk Budidaya Udang. Jurnal Kelautan Nasional, 10(3), 125-137.

Patty, S. I., & Akbar, N. (2018). Kondisi Suhu, Salinitas, Ph Dan Oksigen Terlarut Di Perairan Terumbu Karang Ternate, Tidore Dan Sekitarnya. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan, 1(2).

Pratama, P. S., Wiyanto, D. B., & Faiqoh, E. (2017). Struktur komunitas perifiton pada lamun jenis Thalassia hemprichii dan Cymodocea rotundatta di Kawasan Pantai Sanur. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 3(1), 123-133.

Putra, A., Syafa’yumna, A., Alfiazh, A. T., Nugraha, B. A., Sartika, D., Ramadiansyah, F., Suharyadi, S. (2023). Analisis Aspek Teknis Dan Finansial Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Dalam Sistem Intensif. Jurnal Perikanan Unram, 13(3), 703-718

Royan, M. R., Solim, M. H., & Santanumurti, M. B. (2019). Ammonia-eliminating potential of Gracilaria sp. and zeolite: A preliminary study of the efficient ammonia eliminator in aquatic environment. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 236(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/236/1/012002

Simbolon A. R. (2016). Pencemaran bahan organik dan eutrofikasi di perairan cituis, pesisir Tangerang. Jurnal Pro-Life, 3 (2), 109-118.

Yanuhar, U., Caesar, N. R., Junirahma, N. S., Deliza, Y., & Musa, M. (2020). Water quality in floating net cages pond of humpback grouper (Cromileptes altivelis) infected by viral nervous necrosis. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 493(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/493/1/012009

Yogi, P. (2023). Profil Kualitas Air Di Perairan Sekitar Tambak Udang Kelurahan Way Urang, Lampung Selatan Saat Musim Hujan

Published

15-04-2025 — Updated on 15-04-2025

Versions

How to Cite

Caesar, N. R., Yanuhar, U., Isdianto, A., Wiratno, E. N., Salamah, L. N., Abidin, Z., … Ilmi, L. F. (2025). Monitoring Kualitas Air pada Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Perairan Pantai Utara Jawa Timur. Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan, 16(1), 23–29. https://doi.org/10.35316/jsapi.v16i1.6153

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.