Optimalisasi Pembenihan Ikan Nila Merah Nilasa Oreochromis sp. Di Ukbat Cangkringan, Yogyakarta

  • Andri Iskandar Program Studi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Sekolah.Vokasi, Institut Pertanian Bogor
  • Riza Septyanigar Islamay Program Studi Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya, Sekolah.Vokasi, Institut Pertanian Bogor
  • Yudi Kasmono Unit Kerja Budidaya Air Tawar (UKBAT) Cangkringan, Balai Pengembangan Teknologi Perikanan Budidaya (BPTPB) Yogyakarta
Keywords: nilasa red tilapia fish, breeding process, survival rate

Abstract

Abstract

The aim of this study was to evaluate the optimization of Nilasa red tilapia fish Oreochromis niloticus breeding process at Work Unit Freshwater Aquaculture (WUFA) Cangkringan, Technology Development Center of Fisheries (TDCOF) Yogyakarta.  Nilasa red tilapia fish is one of the commodity that has advantages, including respond to artificial feed, grow fast, can live with high density and resistance to disease. WUFA Cangkringan was one of the government fisheries center which develop nilasa red tilapia fish.  The hatchery activities is including maintenance of the parentstock, spawning, larval rearing, harvesting and post harvest.  Nilasa red tilapia fish was a test fish that used at the WUFA Cangkringan from red tilapia study and released under the name Nilasa in 2012, start from 1st generation (F-0) to the 5th generation (F-4) in the program selection. The survival rate resulting from the hatchery activities with seed 2-3 cm was 80% and the seed was sold at Rp50 fish-1. The profit obtained Rp150 699 688 year-1, R/C ratio 1,34 and payback period 9 month.

Key word: nilasa red tilapia fish, breeding process,  survival rate

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amri K, Khairuman. 2005. Budidaya Ikan Nila Secara Intensif. Jakarta (ID): PT. Agromedia Pustaka

Apriani, F., Prasetiyono, E., & Syaputra, D. 2019. Performa Pertumbuhan Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) Dengan Pemberian Pakan Komersil yang Ditambahkan Tepung Daun Gamal (Gliricidia sepium) Terfermentasi. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 10(2), 57-65.

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2009. SNI-01-6141-2009. Produksi Benih Ikan Nila Hitam (Oreochromis niloticus Bleeker) Kelas Benih Sebar. Bogor (ID): BSN.

Dwiyana I M A. 2019. Analisis trend pada koperasi PRIMKOPPOS (Primer Koperasi Pegawai Pos) periode 2012-2015. Jurnal Akuntansi Profesi. 10(1):1-6.

Hidayat, A. 2018. Potensi Pembesaran Ikan Nila Merah (Oreochromis sp.) Kolam Air Deras Di Daerah Irigasi Banjaran, Purwokerto, Jawa Tengah. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 9(1), 12-17.

Hidayat, K. W., Prabowo, D. G., & Amelia, D. 2019. Natural Breeding of Snakehead Fish (Channa striata) On Concrete Ponds in Cangkringan Center for Aquaculture Technology Development Special Region of Yogyakarta. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 10(2), 83-93.

Iskandar S M. 2020. Metode Deskriptif. Bandung (ID): Repository Unikom.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2012. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.47/MEN/2012 tentang Pelepasan Ikan Nila Merah Nilasa. Jakarta (ID): KKP.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2018. Satu Data Kementerian Kelautan dan Perikanan Produksi Nasional Perikanan Budidaya Tahun 2018. Jakarta 2018 [internet]. [diunduh pada tanggal 10 Juli 2020]. Terdapat pada: https://satudata.kkp.go.id/dashboardproduksi.

Kurnia R, Widyorini N, Solichin A. 2017. Analisis kompetisi makanan antara ikan tawes (Barbonymus gonionotus), ikan mujair (Oreochromis mossambicus) dan ikan nila (Oreochromis niloticus) di perairan Waduk Wadaslintang Kabupaten Wonosobo. Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan. 6(4):515-524.

Marie R, Syukron M A, Rahardjo S S P. 2018. Teknik pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan pemberian pakan limbah roti. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 5(1):1–6.

Mulkan M, Rahimi S A E, Dewiyanti I. 2017. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila gesit (Oreochromis niloticus) pada sistem akuaponik dengan jenis tanaman yang berbeda. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan. 2(1):183-193.

Nainggolan. 2015. Penambahan madu dalam pengenceran sperma untuk motilitas spermatozoa, fertilisasi dan daya tetas telur ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Budidaya Perairan. 3(1):131-140.

Nugroho E, Rustadi, Priyanto D, Sulistyo H, Susila, Sunaryo, Wasito B. 2014. Penurunan keragaman genetik pada F-4 ikan nila merah “Cangkringan” hasil pemuliaan dideteksi dengan marker genetik. Jurnal Riset Akuakultur. 9(1):25-30.

Nugroho E. 2017. Panen Nila 500 gram per Ekor. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Prihatini E S. 2014. Manajemen Kualitas Air Pada Pembesaran Ikan Nila Salin (Oreochromis aureus X niloticus) di Instalasi Budidaya Air Payau Kabupaten Lamongan. Jawa Timur (ID): Grouper Faperik.

Salsabila M, Suprapto H. 2018. Teknik pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) di Instalasi Budidaya Air Tawar Pandaan, Jawa Timur. Jurnal Akuakultur dan Kesehatan Ikan. 7(3):118–123.

Setiawan A. 2017. Manajemen pembenihan ikan nila (Oreochromis niloticus) di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Perikanan. 3(1):15-26.

Suhardi, Sapriansyah A, Triyanto D. 2018. Sistem penyortir dan penghitung bibit ikan nila merah menggunakan arduino dan website. Jurnal Komputer dan Aplikasi. 6(2):1-12.

Sumarni. 2018. Penerapan fungsi manajemen perencanaan pembenihan ikan nila (Oreochromis niloticus) untuk menghasilkan benih ikan yang berkualitas. Jurnal Galung Tropika. 7(3):175–183.

Suyanto S R. 2011. Pembenihan dan Pembesaran Nila. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Tiani, Narayana Y. 2018. Teknik pemeliharaan larva ikan nila Genetically Male Tilapia GMT (Oreochromis niloticus) di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Pengetahuan dan Teknologi. 1(2):52-62.

Published
2021-04-12
How to Cite
Iskandar, A., Islamay, R. S., & Kasmono, Y. (2021). Optimalisasi Pembenihan Ikan Nila Merah Nilasa Oreochromis sp. Di Ukbat Cangkringan, Yogyakarta. Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan, 12(1), 29-37. https://doi.org/10.35316/jsapi.v12i1.887
Abstract viewed = 170 times
PDF (Bahasa Indonesia) downloaded = 0 times