PENYAKIT UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI TAMBAK PT TANJUNG BEJO, PAJARAKAN KABUPATEN PROBOLINGGO

Penulis

  • Musyaffa Rafiqie Program Studi Budidaya Perikanan, Akademi Perikanan Ibrahimy.

DOI:

https://doi.org/10.5281/jsapi.v5i1.212

Kata Kunci:

shrimp, vaname, disease, ponds, Probolinggo

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis penyakit yang menyerang udang vannamei (Litopenaeus vannamei) di Tambak udang PT Tanjung Bejo, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Perkembangan usaha kegiatan pembesaran udang vanamie (Litopenaeus vannamei), di tambak memperhatikan keberadaan penyakit yang disebabkan oleh mikroba jenis virus, bakteri, jamur  dan protozoa. Mikroba yang biasa dan pernah menyerang di Tambak PT Tanjung Bejo, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo adalah jenis Vibriosis, Taura Syndrome Virus, dan Whitespot Bacilusvirus . Guna mengetahui dan mengantisipasi penyebarannya atau (early warning)  jenis mikroba yang biasa dan pernah menyerang di Tambak PT. Tanjung Bejo, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, diperlukan pengamatan yang mendalam tentang jenis dan identifikasi mikroba, selama berlangsungnya kegiatan pembesaran udan vanamie (Litopenaeus vannamei) di tambak.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Bower, S.M. 1996. Synopsis of infectious diseases and parasites of commercially exploited shellfish: White spot syndrome baculovirus complex of penaeid shrimp, bower@dfo-mpo.gc.ca.

Hameed, A.S.S., M. Anilkumar, M.I. Stephen R. & K. Jayaraman. 1998. Studies on pathogenicity of systemic ectodermal and mesodermal baculovirus and its detection in shrimp by immunological methods. Aquaculture, 160: 31-45.

Hari Suprapto et al (2010) Pengaruh Pemberian Vaksin Whole Cell Killed Virus Terhadap Sintasan Udang Vanamie (Lithopenaeus vannamei) Yang Diinfeksi Whitspot Baculovirus (WSBV) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

Kamiso, 2004, Status Penyakit Ikan dan Pengendaliannya di Indonesia Seminar Nasional Penyakit Ikan dan Udang IV, Purwokerto 18-19 Mei 2004 Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto.

Ligther, DV. 1996. A. Handbook of Shrimp Pathology and Diagnostic Procedures for Disease and Culture Penaid Shrimp. World Aquaculture Society, Baton Rouge, LA.

Liu, H., K. Soderhall and P. Jiravanichpaisal. 2009. Antiviral Immunity in Crustaceans. Journal Fish and Shellfish Immunology xxx (2009).

Lina et al (2001) Kajian Bakteri Penyebab Vibriosis Pada Udang Secara Biomolekuler, Universitas Diponegoro.

Nur'aini, Y. L., H. Bambang, S. Subyakto, dan T. Gemi. 2007. Active Surveilance of Infectious Myonecrosis Virus (IMNV) in Pond. Cultured White Shrimp (Lithopenaeus vannamei) in East Java and Bali. Jurnal Perikanan UGM. IX (1) : 25-31.

Sarjito, O.K. Radjasa, S.B. Prayitno, A. Sabdono dan S. Hutabarat, 2009. Phylogenetic Diversity of the Causative Agent of Vibriosis Associated With Groupers Fish from Karimunjawa Island Indonesia. Curr.Res. In Bac, 2 : 14-21.

Witteveldt, J. 2006. On the Vaccination of Shrimp Against White Spot Syndrome Virus. Thesis Wageningen University.129pp.

File Tambahan

Diterbitkan

2014-04-27

Cara Mengutip

Rafiqie, M. (2014). PENYAKIT UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI TAMBAK PT TANJUNG BEJO, PAJARAKAN KABUPATEN PROBOLINGGO. Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan, 5(1), 20–24. https://doi.org/10.5281/jsapi.v5i1.212

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.