Strategi Peningkatan Pendapatan Nelayan Tradisional Di Desa Jalange, Kelurahan Mallawa, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan

Authors

  • Ryan Aryangga Ridwan Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Muhammad Bibin Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Damis Damis Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

DOI:

https://doi.org/10.35316/jsapi.v17i1.8448

Keywords:

fishermen income, operational cost, SWOT strategy

Abstract

This study aims to analyze the socioeconomic conditions of traditional fishermen in Jalange Village, calculate the cost and income structure of fishing operations, and formulate development strategies using SWOT analysis. A descriptive quantitative approach was applied, involving the entire population of 30 fishermen as respondents. Data were collected through structured interviews, field observation, and documentation. The results show that fishermen conduct an average of 18 fishing trips per month with an average catch of 9 kg per trip and a selling price of IDR 28,000/kg. Total operational costs reached IDR 2,155,000 per month, while total revenue amounted to IDR 4,536,000, resulting in an average net income of IDR 2,381,000. The R/C Ratio of 2.10 indicates that fishing activities are economically feasible and profitable. SWOT analysis produced IFAS and EFAS scores of 3.10 and 2.80, placing the fishermen’s business in Quadrant I (growth strategy). Recommended strategies include increasing fishing trips during peak seasons, improving fishing gear efficiency, utilizing government support, and strengthening fishermen’s organizations. These findings contribute to the formulation of sustainable development strategies aimed at improving fishermen’s income and economic resilience.

Keywords: fishermen income; operational cost; SWOT strategy.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfaza, M., Ridwan, R., & Taufik, M. (2025). Partisipasi pendidikan masyarakat pesisir dan faktor sosial ekonominya. In Makassar: Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. In Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Kabupaten Barru dalam Angka. In BPS Kabupaten Barru.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Produksi Perikanan Tangkap Provinsi Sulawesi Selatan. In BPS Provinsi Sulawesi Selatan.

Cahaya, A. (2015). Kemiskinan nelayan dan strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Jurnal Ekonomi Pembangunan., 10(2), 123–134.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. In Pustaka Pelajar.

Hafid, H., & Alam, N. (2021). Penguatan kelembagaan dan adopsi teknologi dalam peningkatan produktivitas nelayan kecil. Jurnal Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 12(1), 45–55.

Indara, D., Purnomo, A., & Hidayat, R. (2017). Peranan subsektor perikanan dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Jurnal Agribisnis Perikanan, 10(2), 89–98.

Kusnadi, K. (2016). Sosiologi Nelayan: Kemiskinan dan Pergolakan Sosial. In Pustaka Pelajar.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). In SAGE Publications.

Munthe, A. (2021). Faktor penyebab fluktuasi produksi perikanan tangkap di wilayah pesisir. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 13(1), 77–86.

Nainggolan, R., Damanik, S., & Hutabarat, J. (2019). Analisis permasalahan nelayan kecil pada aspek sosial ekonomi dan produksi. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 8(2), 201–210.

Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. In Ghalia Indonesia.

Nelson, R., Hidayat, M., & Yusuf, I. (2020). Tingkat kerusakan alat tangkap pada perikanan tradisional. Jurnal Teknologi Perikanan, 5(2), 66–75.

Novrianti, D. (2015). Stabilitas sektor perikanan pada masa krisis ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(2), 155–167.

Nurhaeda, A., Rukka, H., & Lestari, S. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan nelayan tradisional. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 4(1), 12–20.

Parenrengi, M., Abdullah, A., & Asmi, S. (2020). Ancaman degradasi lingkungan terhadap keberlanjutan usaha penangkapan ikan. Jurnal Kelautan Tropis, 23(3), 211–220.

Rahim, A., & Hastuti, E. (2016). Analisis pendapatan dan faktor yang memengaruhi usaha perikanan rakyat. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 12(1), 33–41.

Rajadurai, J., & Manickavasagam, V. (2020). Vulnerability of small-scale fishers: A socioeconomic assessment. International Journal of Fisheries Research, 7(4), 54–63.

Ramli, S., & Yusuf, N. (2020). Variasi Biaya Operasional Nelayan Tradisional Berdasarkan Umur Mesin Tempel. Jurnal Teknologi Perikanan, 8(2), 112–121.

Sabar, M., & Indasari, S. (2018). Pengaruh penggunaan teknologi tangkap sederhana terhadap hasil produksi nelayan kecil. Jurnal Teknologi Perikanan, 9(1), 29–38.

Sari, D., & Herawaty, V. (2019). Peran subsektor perikanan dalam perekonomian nasional. Jurnal Manajemen Pembangunan, 8(3), 144–153.

Satria, A. (2015). Sosiologi Nelayan: Perspektif Sosiologi Ekonomi. In Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Setiadi, E., Wibowo, H., & Lestyari, D. (2022). Efisiensi alat tangkap dan dukungan kelembagaan nelayan. Jurnal Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13(2), 85–97.

Setiyowati, R., Prabawa, S., & Lestari, D. (2021). Struktur Biaya Operasional dan Pola Pengeluaran Usaha Perikanan Skala Kecil di Indonesia. Marine Economic Bulletin, 9(3), 55–67.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. In Bandung: Alfabeta.

Susriyanti, E., Wijaya, K., & Arifin, M. (2019). Strategi pengembangan usaha nelayan melalui pendekatan SWOT. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 66–75.

Wahyuni, R. (2023). Pemberdayaan berbasis nilai lokal dalam meningkatkan pendapatan nelayan. Jurnal Pengembangan Masyarakat Pesisir, 5(1), 22–31.

Williamson, J., & Carter, B. (2016). Physical endurance and labor performance in artisanal fisheries. Journal of Coastal Sociology, 7(3), 88–97.

Yusuf, M., Darmawan, F., & Tahir, M. (2015). Analisis struktur biaya dan pendapatan usaha perikanan rakyat. Jurnal Ekonomi Pesisir Dan Kelautan, 7(2), 55–63.

Published

06-04-2026

How to Cite

Aryangga Ridwan, R., Muhammad Bibin, & Damis, D. (2026). Strategi Peningkatan Pendapatan Nelayan Tradisional Di Desa Jalange, Kelurahan Mallawa, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan, 17(1), 37–49. https://doi.org/10.35316/jsapi.v17i1.8448

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.