Identifikasi dan Kelimpahan Plankton di Tambak Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Sistem Intensif di CV. Lautan Sumber Rejeki Banyuwangi Jawa Timur

Penulis

  • Nyustami Lira Prastiwi Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo
  • Anna Fauziah Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo
  • Nazran Nazran Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo

DOI:

https://doi.org/10.35316/jsapi.v16i1.6960

Kata Kunci:

Plankton

Abstrak

Tambak di Indonesia, khususnya di Kabupaten Banyuwangi, umumnya menghasilkan produk perikanan dengan nilai ekonomi tinggi yang ditujukan untuk ekspor. Salah satu produk perikanan yang sedang berkembang adalah udang vannamei ( Litopenaeus vannamei ). Pengembangan budidaya udang vannamei menggunakan sistem intensif dengan memperhatikan pakan dan keberadaan plankton sebagai faktor penting dalam ekosistem perairan, di mana fitoplankton berfungsi sebagai produsen utama atau tingkat trofik pertama. Keberadaan plankton dapat memberikan dampak yang menguntungkan maupun merugikan, dan persebarannya dipengaruhi oleh kondisi fisik, kimia, dan biologi perairan, yang pada gilirannya mempengaruhi buruknya plankton. Kualitas udara dalam budidaya udang vannamei dikelola dengan menggunakan aplikasi probiotik dan upaya untuk menumbuhkan plankton. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan stabilitas air tambak berdasarkan pengukuran biologi, seperti variasi, keanekaragaman, dan dominasi plankton di tambak udang CV. Lautan Sumber Rejeki,Banyuwangi. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Parameter yang diuji meliputi ringkasan plankton, keanekaragaman plankton, keseragaman plankton, dan jenis dominasi plankton pada tambak udang vannamei. Hasil identifikasi plankton pada tambak budidaya udang vannamei menemukan empat jenis plankton, yaitu: (33.3-39)% dari golongan Chlorophyta (Alga Hijau), (5-12)% dari golongan Cyanophita (Alga Biru-Hijau), (32-34)% dari golongan Bacillariophyta (Diatom), (7.2-9)% dari golongan Phyrrophyta (Dinoflagellata), dan 7% dari golongan Protozoa. Indeks keanekaragaman (H') menunjukkan status sedang, Indeks keseragaman (E) tinggi, dan indeks dominasi rendah.

Kata Kunci : Plankton, Indeks Biologi, dan Kualitas Air

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ariadi, H., Syakirin, M. B., Mardiana, T. Y., Soeprapto, H., Linayati, L., & Madusari, B. D. 2023. Kelimpahan plankton Prorocentrum sp. pada tambak intensif udang vaname (Litopenaeus vannamei). Agromix, 14(2), 215–220.

Babu, D., Ravuru, J.N. Mude. 2014. Effect of Density on Growth and Production of Littopenaeus vannamei of Brackish Water Culture System in Summer Season with Artificial Diet in Prakasam District, India. American International Journal of Research in Formal, Applied, & Natural Science. 5(1):10-13.

Devianti, D., Narayana, Y., & Amrullah, A. 2022. Penggunaan pakan alami Chlorella sp. dan Thalassiosira sp. untuk mempercepat perkembangan dan meningkatkan sintasan larva udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada stadia zoea sampai mysis. Agrokompleks, 22(2), 1–6.

Edhy, W. A., K. Izhary, J. Pribadi dan M. Chaerudin K. 2010. Budidaya Udang Putih (Litopenaeus vannamei). Penerbit Mulia Indah. Jakarta. Hal. 78-87.

Efrizal, T. 2009. Hubungan Parameter Kualitas Air dengan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Pulau Penyengat Kota Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Komunikasi Penelitihan, Vol. 19: 109- 116.

Hasan, et al. 2013. Struktur Komunitas Plankton di Situ Cisanti Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jurnal Akuatik Vol IV No. 1 2013 (80-88) ISSN 0853-2523.

Hendrajat, E. A., & Sahrijanna, A. 2019. Kondisi Plankton Pada Tambak Udang Windu (Penaeus Monodon Fabricius) Dengan Substrat Berbeda. Berita Biologi, 18(1).

Hidayat, K.W., Nabilah, I.A., Nurazizah, S., & Gunawan B.I. 2019. Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di PT. Dewi Laut Aquaculture Garut Jawa Barat, Journal Of Aquacuture and Fish Health, 8(3),123-128.

Madinawati. 2010. Kelimpahan dan Keanekaragaman Plankton di Perairan Laguna Desa Tolonggano Kecamatan Banawa Selatan. Media Litbang Sulteng III (2) : 119 – 123.

Makmur, Rachmansyah, & Fahrur, M. 2011. Hubungan Antara Kualitas Air dan Plankton di Tambak Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi. Prosiding Forum Inovasi Teknologi Akuakultur 2011, 961–968.

Mansyah, Y. P., Mardhia, D., & Ahdiansyah, Y. 2019. Identifikasi Jenis Fioplankton Di Tambak Udang Vannamei ( Litopenaeus Vannamei ) LSO AV3 Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa. Indonesian Journal of Applied Science and Technology (IJAST), 1(1), 20–28.

Nababan, E., Putra, I., dan Rusliadi. 2015. Pemeliharaan udang vaname (Littopenaeus vannamei) dengan persentase pemberian pakan yang berbeda. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan.3(2).

Pirzan, A.M., Utojo, M. Atmomarso, M. Tjaronge, A.M. Tangko, dan Hasnawi. 2005. Potensi Lahan Budi Daya Tambak dan Laut di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 11 (5): 43-50.

Pratiwi, R. Kusma, & Arfiati, D. 2021. Upaya Penurunan Bahan Organik Air Sisa Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Dengan Konsorsium Bakteri Dan Kepadatan Chlorella Sp.Yang Berbeda. Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment, 1(3), 188–195.

Purnamaningtyas E.S., Hedianto A.D., & Riswanto. 2017. Hubungan Beberapa Parameter Fisika Kimiawi Dan Fitoplankton Di Pesisir Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Qiptiyah, M., Halidah. dan M. A. Rakhman. 2008. Struktur Komunitas Plankton di Perairan Mangrove dan Perairan Terbuka di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Utara. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, Volume 2 Nomor 2:137-143.

Rahmah, N., Zulfikar, A., & Apriadi, T. 2022. Kelimpahan Fitoplankton dan Kaitannya dengan Beberapa Parameter Lingkungan Perairan di Estuari Sei Carang Kota Tanjungpinang. Journal of Marine Research, 11(2), 189–200.

Rokhim, K., A. Arisandi. dan I. W. Abidah. 2009. Analisa Kelimpahan Fitoplankton Dan Ketersediaan Nutrien (NO3 Dan PO4) Di Perairan Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Jurnal Kelautan, Volume 2, Nomor 2 : 7-15.

Setyaningrum, EW. Mega. Y. 2021. Perbandingan Kelimpahan Plankton, Kondisi Perairan, Performa Pertumbuhan Organisme Udang Vaname (Litopenaes vannamei) pada Sistem Budidaya Intensif dan Ekstensif di Perairan Kabupaten Banyuwangi. Jurnal of Aquaculture Science 6 (1) : 15 – 27.

SNI 01-7246. 2006. Produksi Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) di Tambak dengan Teknologi Intensif.

Susanti, N. 2018. Upaya Greenpeace Menjaga Kawasan Pantai Indonesia Terkait Proyek Pulau Reklamasi Teluk Jakarta. Jom Fisip Vol 5 No.1 : 1- 18.

Syafaat, M.N., A, Mansyur, dan S. Tonnek. 2012. Dinamika Kualitas Air pada Budidaya Udang Vanname (Litopenaeus vannamei) Semi Intensif dengan Teknik Pergiliran Pakan. Forum Inovasi Teknologi Akuakultur 1(1):287-492.

Syam, A.R. 2002. Produktivitas Primer Fitoplankton dan Perbandingan Beberapa Karakteristik Biofisikimia Perairan Teluk Jakarta dan Teluk Lampung. Program Pascasarjana. IPB. Bogor. 128 hal.

Usman, M. S., J. D. Kusen. dan J. R. S. L. Rimper. 2013. Struktur Komunitas Plankton di Perairan Pulau Bangka Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, Volume 2, Nomor 1:51-57.

Yazwar. 2012. Keanekaragaman Plankton dan Keterkaitannya dengan Kualitas Air di Parapat Danau Toba. Tesis. Sekolah Pacsa Sarjana Universitas Sumatera Utara. Medan. 84 hal.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-30 — Diperbaharui pada 2025-04-30

Versi

Cara Mengutip

Prastiwi, N. L., Fauziah , A., & Nazran, N. (2025). Identifikasi dan Kelimpahan Plankton di Tambak Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Sistem Intensif di CV. Lautan Sumber Rejeki Banyuwangi Jawa Timur. Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan, 16(1), 68–76. https://doi.org/10.35316/jsapi.v16i1.6960

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.