Studi Kualitas Air pada Tambak Budidaya Anggur Laut (Caulerpa racemosa) di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara

  • Annisa' Bias Cahyanurani Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo
  • Rifkiyatul Ummah MR Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo
Keywords: budidaya, anggur laut, C.racemosa, sebar dasar, kualitas air

Abstract

Caulerpa racemosa merupakan salah satu jenis rumput laut yang memiliki prospek cerah untuk dikembangkan. Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam membudidayakan C. racemosa adalah kualitas air. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan kajian terkait kualitas air pada tambak budidaya anggur laut selama masa pemeliharaan sebagai upaya untuk mengoptimalkan pertumbuhan anggur laut dan meminimalkan terjadinya kegagalan dalam usaha  budidayanya. Penelitian ini menggunakan metode survei, data primer dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara serta partisipasi langsung dalam kegiatan budidaya anggur laut (C. racemosa) di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka. Pengukuran kualitas air yang diukur selama masa pemeliharaan juga menunjukkan kondisi yang optimal bagi pemeliharaan anggur laut, hanya saja kadar nitrat terdeteksi dalam jumlah yang sangat kecil, namun hal ini tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan C. racemosa. Hasil penelitian menunjukkan dengan suhu (30 - 31oC), DO (3.60 – 4.60 mg/L), pH (8.3 – 8.5), salinitas (39 – 40 ppt), NO3 (0 mg/L), PO4 (0,002 - 0,018mg/L). Laju pertumbuhan relatif pada anggur laut dengan metode sebar dasar didapatkan hasil 5 gr/hari. Untuk mengatasi kadar nitrat yang rendah, dalam masa pemeliharaan dapat dilakukan kegiatan pemupukan susulan dan peningkatan monitoring kualitas air agar menghasilkan anggur laut yang berkualitas dan mampu memaksimalkan produksi anggur laut.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aquilino, K. M., Bracken, M. E., Faubel, M. N., & Stachowicz, J. J.2009. Local ‐ scale nutrient regeneration facilitates seaweed growth on wave‐ exposed rocky shores in an upwelling system. Limnology and Oceanography. 54(1): 309-317.

Ariyati, R.W., L. Sya’rani., dan E. Arini. 2007. Analisis Kesesuain Perairan Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan Sebagai Lahan Budidaya Rumput Laut Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Pesisir. 3(1): 27-45

Chew, Y.L., Y.Y. Lim, M. Omar and K.S. Khoo. 2008. Antioxidant activity of three edible seaweeds from two areas in South East Asia. Food Science and Technology. 41(6): 1067-1072.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Cetakan Kelima. Yogjakarta : Kanisius.

Esteves, P.O., M.C. Oliveira, C.S. Barros, C. C. C. Santos, V. T. Laneuvlille dan I. C. P Paixão. 2019. Antiviral Effect of Caulerpin Against Chikungunya. Natural Product Communications.14(10): 1–6.

Fikri, M., S. Rejeki., dan L.L. Widowati. 2015. Produksi dan Kualitas Rumput laut (Euchema cottoni) Dengan Kedalaman Berbeda di Perairan Bulu Kabupaten Jepara. Jurnal of Aquaculture Management and Techology. 4(2): 67-74

Fithriyani, D. 2009. Potensi Antioksidan Caulerpa racemosa Di perairan Teluk Harun Lampung. Tesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor

Guiry, M.D. dan G.M. Guiry. 2007. Genus: Caulerpa taxonomy browser. AlgaeBase version 4.2 Wod-wide electronic publication, Nationa University of Irelan, Galway. Retrieved.

Hutagalung, H.P. 1998. Pengaruh Suhu Air Terhadap Kehidupan Organisme Laut. Jurnal Oseana. 8(4): 153-164

Iskandar, S.N., S. Rejeki., dan T. Susilowati. 2015. Pengaruh Bobot Awal Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Caulerpa lentilifera Yang di Budidayakan Dengan Metode Longline di Tambak Bandeng Jepara. Journal of Aquaculture Management and Technology. 4(4): 21-27.

Kusmawati, I., F. Diana., dan L. Humaira. 2018. Studi Kualitas Air Budidaya Latoh (Caulerpa racemosa) di Perairan Lhok Bubon Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Akuakultura. 2(1): 33 – 43.

Nishihara, G. N., Noro, T., dan Terada, R.2013. Effect of temperature and light on the photosynthesis as measured by chlorophyll fluorescence of cultured Eucheuma denticulatum and Kappaphycus sp.(Sumba strain) from Indonesia. Journal of Applied Phycology. 25(2): 399-406.

Parenrengi, A., Rachmansyah., dan Emma S. 2012. Budidaya Rumput Laut PenghasilKaraginan (Karaginofit). Badan Penelitian Dan Pengembangan Kelautan dan perikanan. Jakarta.

Patty, I. S. 2015. Karakteristik Fosfat, Nitrat dan Oksigen Terlarut di Perairan Selat Lembeh, Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. 2(1): 1-7.

Pong-Masak, P. R., dan Nelly, H. S. 2015. Petunjuk Teknis Teknologi Budidaya Rumput LautEuchema cottoniDengan Metode Verikultur. Loka Riset Budidaya Rumput Laut Gorontalo. Gorontalo.

Priono, B. 2013. Budidaya Rumput Laut Dalam Upaya Peningkatan Industrialisasi Perikanan. Jurnal Media Akuakultur. 8(1): 1- 7 .

Putri, K. D. 2017. Pengaruh Komposisi Substrat Terhadap Pertumbuhan, Karatenoid, Serat, dan Abu Anggur Laut (Caulerpa lentilifera J.Agradh, 1783) Pada Wadah Terkontrol. Skripsi. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Simorangkir, E. 2017. Susi Kembangkan Budidaya Anggur Laut Untuk Tembus Pasar Eekspor. http://finance.detik.com. [02 November 2019].

Suparmoko. 1995. Metode Penelitian. BPFE. Yogyakarta.

Togatorop, A.P., I.G.N.P. Dirgayusa, N.L.P.R. Puspitha. 2017. Studi Pertumbuhan Rumput Laut Jenis Kotoni (Eucheuma cottonii) dengan Menggunakan Metode Kurung Dasar dan Lepas Dasar di Perairan Geger, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences. 3(1), 47-58.

Wantasen, A.SJ dan Tamrin. 2012. Analisis Kelayakan Lokasi Budidaya Rumput Laut di Perairan Teluk Dodinga Kabupaten Halmahera Barat. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis. 8(1): 23 - 27.

Yuliana, A., S. Rejeki., dan L.W. Lestari. 2015. Pengaruh Salinitas Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Latoh (Caulerpa lentilifera) di Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai (LPWP) Jepara. Jurnal of Aquaculture Management and Technology. 4 (4): 61-66.

Zulfia, N dan Aisyah. 2013. Status Trofik Perairan Rawa Pening Ditinjau Dari Kandungan Unsur Hara (NO3 dan PO4) Serta Klorofil-a. Jurnal BAWAL. 5 (3): 189-199.

Published
2020-10-22
How to Cite
Cahyanurani, A. B., & Ummah MR, R. (2020). Studi Kualitas Air pada Tambak Budidaya Anggur Laut (Caulerpa racemosa) di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan, 11(2), 58-65. https://doi.org/10.35316/jsapi.v11i2.670
Abstract viewed = 632 times
PDF downloaded = 0 times