Terapi Akupreseur Untuk Penurunan Nyeri Haid

  • Neny Yuli Susanti
Keywords: Terapi Akupreseur, Nyeri Haid

Abstract

Based on a survey from the WHO showed that 80% of adolescents aged 17-21 years experienced menstrual pain. Menstrual pain or dysmenorrhea is a condition that bothers most women during menstruation regardless of age, with the highest percentage in their early teens experiencing menarche. One of the non-pharmacological treatment of menstrual pain is acupressure therapy. The purpose of this study was to determine the decrease in menstrual pain after giving acupressure therapy. The design of this research is pre-experimental (One group pre-test post-test). The research was carried out for 3 month. The population in this study were all young women at the Salafiyah Syafiiyah Islamic Boarding School in Situbondo and the sample size was 30 young women. The research instruments were in the form of observation sheets and questionnaires with accidental sampling technique. From the results of SPSS data analysis, it was found that the mean was 5.43 for the level of pain before acupressure therapy and the mean was 2.83 for the level of pain after the acupressure therapy. Acupressure is a simple form of therapy to reduce menstrual pain. This study can be used as a reference in developing alternative midwifery care related to reducing menstrual pain in adolescent girls with acupressure techniques.

 

Keywords: Acupressure Techniques, Menstrual Pain

ABSTRAK

 

                Berdasarkan survey dari WHO memperlihatkan bahwa remaja usia 17-21 tahun 80% mengalami nyeri haid. Nyeri haid atau disminore biasa disebut dengan kondisi yang mengurangi kenyamanan saat beraktivitas dan sebagian besar perempuan saat menstruasi dan tidak melihat usia dengan jumlah mayoritas di saat remaja awal dan baru mengalami menstruasi awal. Salah satu penanganan nyeri haid secara non farmakologis adalah dengan terapi akupreseur . Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penurunan nyeri haid setelah pemberian terapi akupreseur. Desain penelitian ini adalah pra experiment (one group pre test post test). Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 3 bulan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo dan besar sampel 30 remaja putri. Intrument penelitian berupa lembar observasi dan kuesioner dengan teknis accidental sampling. Dari hasil analisa data SPSS didapatkan mean 5,43 untuk tingkat nyeri sebelum terapi akupreseur dan mean 2,83 untuk tingkat nyeri sesudah terapi akupreseur. Akupreseur merupakan salah satu bentuk terapi sederhana untuk menurunkan nyeri haid. Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam pengembangan asuhan alternatif kebidanan yang berkaitan dengan penurunan nyeri haid pada remaja putri dengan teknik akupreseur.

 

Kata kunci : Terapi Akupreseur, Nyeri Haid

Published
2021-08-01
How to Cite
Susanti, N. Y. (2021) “Terapi Akupreseur Untuk Penurunan Nyeri Haid”, Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 8(2), pp. 145-150. doi: 10.35316/oksitosin.v8i2.1376.
Abstract viewed = 62 times
PDF downloaded = 77 times