Pengaruh Ukuran Nanokurkumin terhadap Daya Hambat pada Propionibacteriun Acnes dan Pseudomonas aeruginosa
DOI:
https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i1.8255Keywords:
nanokurkumin, ukuran partikel, antibakteri, Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosaAbstract
Senyawa kurkumin yang berasal dari Curcuma longa memiliki aktivitas antibakteri, namun kelarutannya rendah sehingga efektivitasnya terbatas. Teknologi nanopartikel dikembangkan untuk meningkatkan kelarutannya sehingga dapat meningkatkan aktivitas antibakterinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ukuran nanokurkumin terhadap daya hambat Propionibacterium acnes dan Pseudomonas aeruginosa. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan posttest only control group. Nanokurkumin disintesis menggunakan variasi konsentrasi polivinilpirolidon (PVP K30) sebesar 1,5, 3,0, dan 4,5 g/mL. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media Mueller-Hinton Agar (MHA), dan diameter zona hambat diukur menggunakan jangka sorong digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi PVP K30 menghasilkan ukuran partikel lebih kecil, yaitu 132,2 nm, 295,2 nm, dan 20,6 nm. Ukuran partikel yang lebih kecil memberikan peningkatan daya hambat terhadap kedua bakteri, meskipun hasil analisis ANOVA menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan (p = 0,618 > 0,05) terhadap P. acnes dan pengaruh yang signifikan (p = 0,037 < 0,05) terhadap P. aeruginosa. Dengan demikian, ukuran nanopartikel kurkumin berpotensi meningkatkan efektivitas antibakteri terutama terhadap bakteri Gram-negatif.
Downloads
Published
Versions
- 2025-12-07 (3)
- 2025-12-07 (2)
- 2025-12-01 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pony Siti Afriyanti, Donn Richard Ricky, Joshua H. L. Tobing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





