This is an outdated version published on 2025-12-01. Read the most recent version.

Pengaruh Ukuran Nanokurkumin terhadap Daya Hambat pada Propionibacteriun Acnes dan Pseudomonas aeruginosa

Authors

  • Pony Siti Afriyanti Universitas Advent Indonesia
  • Donn Richard Ricky Universitas Advent Indonesia
  • Joshua H. L. Tobing Universitas Advent Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i1.8255

Keywords:

nanokurkumin, ukuran partikel, antibakteri, Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa

Abstract

Senyawa kurkumin yang berasal dari Curcuma longa memiliki aktivitas antibakteri, namun kelarutannya rendah sehingga efektivitasnya terbatas. Teknologi nanopartikel dikembangkan untuk meningkatkan kelarutannya sehingga dapat meningkatkan aktivitas antibakterinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ukuran nanokurkumin terhadap daya hambat Propionibacterium acnes dan Pseudomonas aeruginosa. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan posttest only control group. Nanokurkumin disintesis menggunakan variasi konsentrasi polivinilpirolidon (PVP K30) sebesar 1,5, 3,0, dan 4,5 g/mL. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media Mueller-Hinton Agar (MHA), dan diameter zona hambat diukur menggunakan jangka sorong digital. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi PVP K30 menghasilkan ukuran partikel lebih kecil, yaitu 132,2 nm, 295,2 nm, dan 20,6 nm. Ukuran partikel yang lebih kecil memberikan peningkatan daya hambat terhadap kedua bakteri, meskipun hasil analisis ANOVA menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan (p = 0,618 > 0,05) terhadap P. acnes dan pengaruh yang signifikan (p = 0,037 < 0,05) terhadap P. aeruginosa. Dengan demikian, ukuran nanopartikel kurkumin berpotensi meningkatkan efektivitas antibakteri terutama terhadap bakteri Gram-negatif.

Downloads

Published

2025-12-01

Versions

How to Cite

Afriyanti, P. S., Ricky, D. R., & Tobing, J. H. L. (2025). Pengaruh Ukuran Nanokurkumin terhadap Daya Hambat pada Propionibacteriun Acnes dan Pseudomonas aeruginosa . Jurnal Farmasi Tinctura, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i1.8255