ANALISIS KOMPARATIF KETAHANAN SISTEM EKONOMI ISLAM DAN EKONOMI KONVENSIONAL DALAM MENGHADAPI RESESI EKONOMI GLOBAL
DOI:
https://doi.org/10.35316/idarah.2026.v7i2.35-49Kata Kunci:
ekonomi Islam , ekonomi konvensional , ketahanan ekonomi , resesi global , analisis komparatifAbstrak
Resesi ekonomi global merupakan fenomena yang berulang dan memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas perekonomian berbagai negara. Krisis keuangan, perlambatan pertumbuhan ekonomi, tekanan inflasi, dan konflik geopolitik menunjukkan bahwa sistem ekonomi sangat rentan terhadap berbagai guncangan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketahanan sistem ekonomi Islam dan sistem ekonomi konvensional dalam menghadapi resesi ekonomi global. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan komparatif melalui analisis berbagai literatur ilmiah, hasil penelitian terdahulu, laporan lembaga internasional, serta konsep-konsep teoritis yang berkaitan dengan ketahanan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ekonomi Islam memiliki sejumlah mekanisme yang berpotensi meningkatkan ketahanan ekonomi pada saat krisis, antara lain larangan riba, prinsip berbagi risiko, sistem bagi hasil, serta pemanfaatan instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat, wakaf, dan sedekah. Sementara itu, sistem ekonomi konvensional lebih bertumpu pada mekanisme keuangan berbasis bunga dan ekspansi utang yang berpotensi meningkatkan kerentanan sistemik pada masa ketidakstabilan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem ekonomi Islam menawarkan kerangka ekonomi yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan sosial dalam menghadapi resesi ekonomi, meskipun efektivitasnya sangat bergantung pada implementasi kelembagaan yang optimal.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 NAILUL MAROM, IMRO'ATUN SHOIMAH, UMMAL KHOIRIYAH

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






