KESIAPAN IMPLEMENTASI HALAL SUPPLY CHAIN PADA PELAKU USAHA MAKANAN
DOI:
https://doi.org/10.35316/idarah.2026.v7i2.105-120Kata Kunci:
Industri Halal, Halal Value Chain Management, Halal Supply Chain Management, Sertifikasi HalalAbstrak
ABSTRACT
The enactment of mandatory halal certification for all food and beverage products marks a significant milestone in Indonesia's ambition to become a global halal industrial hub. This study aims to examine the paradigm shift in halal product assurance, moving from mere compliance with physical substance to the implementation of a comprehensive Halal Supply Chain Management (HSCM) ecosystem. The method employed in this study is a literature review and descriptive analysis of the regulatory framework and halal value chain theory. The results indicate that halal product assurance has evolved into an essential instrument of Islamic Corporate Governance, aimed at protecting consumer welfare in accordance with Maqashid Sharia principles. The discussion emphasizes that successful implementation depends heavily on the consistency of food entrepreneurs in maintaining the integrity of the halal value chain, starting from raw material selection to processing and final service to consumers. This study concludes that strengthening the HSCM ecosystem is the primary key for the food processing industry to meet regulatory standards while enhancing competitiveness in the global market.
Keywords: Halal Industry, Halal Supply Chain Management, Halal Certification.
ABSTRAK
Penetapan regulasi wajib sertifikasi halal bagi seluruh produk makanan dan minuman menandai langkah besar Indonesia menuju pusat industri halal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi paradigma jaminan produk halal, dari sekadar pemenuhan aspek zat ke arah penerapan ekosistem Halal Supply Chain Management (HSCM) yang menyeluruh. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka dan analisis deskriptif terhadap kerangka regulasi serta teori rantai nilai halal. Hasil analisis menunjukkan bahwa jaminan produk halal kini telah berevolusi menjadi instrumen Tata Kelola Syariah (Islamic Corporate Governance) yang esensial untuk menjaga kemaslahatan konsumen sesuai prinsip Maqashid Syariah. Pembahasan dalam artikel ini menekankan bahwa keberhasilan implementasi tersebut sangat bergantung pada konsistensi pengusaha makanan dalam menjaga integritas rantai nilai, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga penyajian akhir kepada konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan ekosistem HSCM merupakan kunci utama bagi industri pengolahan makanan untuk memenuhi standar regulasi sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global.
Kata Kunci: Industri Halal, Manajemen Rantai Pasok Halal, Sertifikasi Halal.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Asti Nurhayati, Muhammad Hasanuddin

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






