PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TENTANG MEKANISME AKAD MUDHARABAH DI KOPERASI PETERNAKAN SYARIAH DESA KARANGANYAR TEGAL AMPEL

Penulis

  • Faiz Zainuddin
  • Wawan Juandi Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

DOI:

https://doi.org/10.35316/alhukmi.v6i2.9038

Kata Kunci:

mudharabah contract, sharia cooperative, Islamic law, livestock farming

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme akad mudharabah yang diterapkan di Koperasi Peternakan Syariah (KTTS) Mitra Subur Desa Karanganyar, Tegal Ampel, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad mudharabah di KTTS Mitra Subur dijalankan melalui kontrak tertulis, pendampingan usaha, penyerahan modal berupa hewan ternak, serta pembagian keuntungan sebesar 60% untuk koperasi dan 40% untuk peternak. Meskipun mayoritas ulama tidak membolehkan modal berbentuk barang, praktik di KTTS Mitra Subur yang menimbang bobot awal ternak dapat dianggap sebagai upaya menegaskan nilai modal. Dari perspektif hukum ekonomi syariah, mekanisme tersebut pada dasarnya telah memenuhi rukun dan syarat sah mudharabah, meskipun masih ditemukan kendala berupa rendahnya pemahaman anggota dan risiko kerugian akibat kelalaian pengelola. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi dan pengawasan untuk memperkuat implementasi akad mudharabah dalam koperasi syariah guna mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Diterbitkan

2026-02-12

Cara Mengutip

Zainuddin, F., & Juandi, W. (2026). PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TENTANG MEKANISME AKAD MUDHARABAH DI KOPERASI PETERNAKAN SYARIAH DESA KARANGANYAR TEGAL AMPEL. Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Keluarga Islam, 6(2), 64–75. https://doi.org/10.35316/alhukmi.v6i2.9038