Desain Antarmuka Visual Aplikasi Pengingat Obat Tuberkulosis Bagi Pengguna Buta Huruf
DOI:
https://doi.org/10.35316/justify.v4i1.7972Keywords:
Tuberkulosis, Antarmuka Visual,, Buta Huruf,, Pengingat Minum Obat,, User Centered DesignAbstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan disiplin tinggi. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat menjadi faktor penting keberhasilan terapi. Namun, sebagian penderita TB memiliki keterbatasan membaca atau bahkan buta huruf, sehingga media pengingat berbasis teks kurang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka visual aplikasi pengingat minum obat yang ramah bagi pengguna dengan keterbatasan literasi. Metode yang digunakan adalah User Centered Design (UCD) dengan empat tahapan utama: identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan awal (low-fidelity prototype), pengujian, dan penyempurnaan desain. Hasil perancangan menghasilkan tiga halaman utama, yaitu halaman pengingat jadwal minum obat, halaman konfirmasi setelah obat diminum, dan halaman riwayat minum obat. Desain memanfaatkan ikon sederhana dan warna kontras untuk memudahkan pemahaman tanpa bergantung pada teks. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kepatuhan pasien TB, khususnya pada kelompok dengan literasi rendah, serta berpotensi diterapkan pada pengobatan penyakit kronis lainnya.
References
1] I. B. M. Reyaan, I. Faustincia, dan Z. Zazuli, “Dampak Intervensi Edukasi dan Aplikasi Pengingat Minum Obat terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas di Kota Bandung,” J. Manaj. DAN PELAYANAN Farm. J. Manag. Pharm. Pract., vol. 13, no. 4, Art. no. 4, Des 2023, doi: 10.22146/jmpf.88408.
[2] “Pengaruh Sistem Pengingat Melalui Pengiriman Pesan Singkat (Text-Messaging Reminder System) untuk Meningkatkan Kepatuhan Pasien dalam Pengobatan Tuberkulosis: Tinjauan Kasus Berbasis Bukti,” ResearchGate, doi: 10.22435/jpppk.v3i2.2331.
[3] D. A. Kusumastuti, F. N. Khoirunnisa, dan P. Purwatiningsih, “PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI PENGINGAT MINUM OBAT TERHADAP KETAATAN MINUM OBAT KB ORAL,” Pros. Univ. Res. Colloq., hlm. 24–33, Mei 2021.
[4] “Efektivitas Mobile Health terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis,” ResearchGate, doi: 10.31539/joting.v5i2.4234.
[5] B. Ardiansyah dan E. I. Sela, “Evaluasi dan Desain Antarmuka Pengguna Aplikasi Kesehatan Berbasis Kebutuhan Pengguna,” J. Pendidik. Dan Teknol. Indones., vol. 5, no. 5, Art. no. 5, Mei 2025, doi: 10.52436/1.jpti.630.
[6] I. B. M. Reyaan, I. Faustincia, dan Z. Zazuli, “Dampak Intervensi Edukasi dan Aplikasi Pengingat Minum Obat terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas di Kota Bandung,” J. Manaj. DAN PELAYANAN Farm. J. Manag. Pharm. Pract., vol. 13, no. 4, Art. no. 4, Des 2023, doi: 10.22146/jmpf.88408.
[7] F. Stevhen dan M. A. Raharja, “Redesign UI/UX Aplikasi Mobile Sikuat Menggunakan Metode User Centered Design (UCD),” J. Nas. Teknol. Inf. Dan Apl., vol. 3, no. 3, hlm. 677–686, Mei 2025, doi: 10.24843/JNATIA.2025.v03.i03.p23.
[8] “Perancangan UI/UX Aplikasi Sampahocity Menggunakan Pendekatan UCD (User Centered Design) | Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI).” Diakses: 10 Agustus 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jikom/article/view/2175?utm_source=chatgpt.com
[9] A. R. Novianto dan S. Rani, “Pengembangan Desain UI/UX Aplikasi Learning Management System dengan Pendekatan User Centered Design,” J. Sains Nalar Dan Apl. Teknol. Inf., vol. 2, no. 1, hlm. 21–32, Jul 2022, doi: 10.20885/snati.v2i1.16.
[10] L. P. A. S. Tjahyanti dan G. R. Sutama, “Pengaruh Desain Antarmuka Terhadap Keterbacaan dan Aksesibilitas Untuk Pengguna Dengan Disabilitas,” KOMTEKS, vol. 3, no. 1, Art. no. 1, Jul 2024, Diakses: 12 Juli 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/Komteks/article/view/1951
[11] A. H. Hawini, R. Restyandito, dan D. Sebastian, “Evaluasi Dan Perancangan Antarmuka Aplikasi Pelayanan Kesehatan Mobile Bagi Lansia,” J. Terap. Teknol. Inf., vol. 6, no. 2, Art. no. 2, Okt 2022, doi: 10.21460/jutei.2022.62.213.
[12] M. D. Nglazi, L.-G. Bekker, R. Wood, G. D. Hussey, dan C. S. Wiysonge, “Mobile phone text messaging for promoting adherence to anti-tuberculosis treatment: a systematic review,” BMC Infect. Dis., vol. 13, no. 1, hlm. 566, Des 2013, doi: 10.1186/1471-2334-13-566.
[13] S. A. Abas dkk., “Enhancing tuberculosis treatment adherence and motivation through gamified real-time mobile app utilization: a single-arm intervention study,” BMC Public Health, vol. 24, no. 1, hlm. 249, Jan 2024, doi: 10.1186/s12889-023-17561-z.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syarif Aminul Khoiri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
