Analisis Waktu Tunggu dan Faktor yang Mempengaruhi Pelayanan Resep di Puskesmas Kecamatan Jatinegara
DOI:
https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i1.8119Keywords:
Waktu tunggu, pelayanan resep, resep non racikan, resep racikan, puskesmasAbstract
Durasi antrean obat menjadi tolok ukur kualitas pelayanan kefarmasian yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Studi ini dimaksudkan untuk menilai rerata durasi tunggu resep racikan dan resep non racikan di Puskesmas Kecamatan Jatinegara dan kesesuaiannya mengacu pada regulasi Permenkes No. 129/Menkes/SK/II/2008. Penelitian menggunakan menggunakan pendekatan metode analisis deskriptif analitik kuantitatif. Sampel sebanyak 385 resep (353 non racikan dan 32 racikan) diperoleh melalui teknik simple random sampling pada bulan Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan rerata durasi antrean resep non racikan 13,73 menit serta racikan 20,14 menit, keduanya sesuai standar pelayanan (≤30 menit non racikan serta ≤60 menit racikan). Tingkat kesesuaian standar waktu tunggu resep non racikan 97% serta racikan 100%, dengan pengaruh utama jam sibuk, keterbatasan tenaga kefarmasian, serta jumlah item obat. Disimpulkan bahwa durasi antrean resep di Puskesmas Jatinegara sesuai standar namun masih diperlukan penambahan tenaga kefarmasian untuk mengoptimalkan pelayanan terutama pada shift pagi.
Downloads
Published
Versions
- 2025-12-07 (2)
- 2025-12-01 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syifa Nurhaliza, Bunga Destiyana, Mutia Sari Wardana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





