MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS AMANAH: ANALISIS AL-QUR’AN TERHADAP OTORITAS DAN TANGGUNG JAWAB (PENDEKATAN TAFSIR TEMATIK DAN INTEGRASI TEORI MSDM KONTEMPORER)
DOI:
https://doi.org/10.35316/idarah.2026.v7i1.103-114Keywords:
Manajemen Sumber Daya Manusia Islam, Tanggung Jawab, Kepemimpinan, Tafsir Maudhu’iAbstract
Kemerosotan integritas, penyalahgunaan otoritas, dan lemahnya akuntabilitas menjadi problem etis utama dalam praktik manajemen sumber daya manusia (MSDM) kontemporer, khususnya pada organisasi berbasis nilai. Pendekatan tata kelola modern yang berfokus pada kepatuhan dan kinerja instrumental dinilai belum mampu menjawab dimensi spiritual dan transendental. Studi ini bertujuan menganalisis konsep amanah dalam Al-Qur’an sebagai fondasi etika MSDM, mengkaji implementasinya dalam praktik kepemimpinan, serta merumuskan model konseptual MSDM Islami berbasis amanah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan tafsir tematik (maudhu’i) dan hermeneutika Qur’ani, dipadukan dengan literatur MSDM dan kepemimpinan etis modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa amanah mencakup tiga lapis akuntabilitas: vertikal kepada Allah, horizontal kepada manusia dan organisasi, serta internal kepada diri (ihsan). Studi ini merumuskan model Amanah-Based Islamic HRM yang mengintegrasikan maqāṣid al-sharī‘ah, prinsip keadilan, shūrā, dan penguatan ESQ dalam fungsi-fungsi MSDM.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masyuri Husin; Ryan Anggara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1.jpg)




