PRAKTIK GREENWASHING DAN IMPLEMENTASI PRINSIP SYARIAH DALAM INDUSTRI NIKEL STUDI KASUS PT IMIP
DOI:
https://doi.org/10.35316/idarah.2026.v7i1.62-75Keywords:
Greenwashing, Etika Bisnis Islam, Industri Nikel, Keberlanjutan, PT IMIPAbstract
Meningkatnya permintaan nikel dalam agenda transisi energi global mendorong percepatan hilirisasi
industri di PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Namun, terdapat keanehan antara
kematian perusahaan dan kondisi ekologis di wilayah operasional, yang mengindikasikan praktik greenwashing
yang berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentukbentuk greenwashing di IMIP serta menganalisis peran prinsip syariah sebagai landasan etika industri yang tidak berkesudahan.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui studi dokumentasi terhadap laporan
perusahaan, regulasi, pemberitaan media, laporan independen, dan literatur akademik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa klaim utilitas belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja lingkungan, ditandai dengan
pengelolaan tailing yang belum optimal, kurangnya transparansi data, dan lemahnya pemantauan emisi.
Berdasarkan temuan tersebut, penerapan prinsip la dharar wa la dhirar , ' adl , dan amanah, yang didukung teknologi
Internet of Things (IoT), direkomendasikan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas tata kelola industri
nikel.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Shofi Shidqiyah, Stefani Agustin, Revalina Ramadhani Defanata, Adam Maulana Irsyad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1.jpg)




