PENGELOLAAN DANA PENSIUN DI BPRS BHAKTI SUMEKAR SUMENEP DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

  • Arif Hariyanto
  • Liwak Sakinah Universitas Ibrahimy
Keywords: Pengelolaan, Dana Pensiun, Ekonomi Syariah

Abstract

Islam mendorong pemeluknya untuk giat bekerja. Dengan bekerja manusia akan memperoleh penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Namun demikian, bekerja dengan sebaik-baiknya tidaklah cukup tanpa adanya penyisihan pendapatan selama aktif dalam bekerja. Dengan cadangan pendapatan tersebut ketika seorang memasuki masa kurang produktif masih memiliki sumber pendapatan. Hal itu tentunya dapat dilakukan dengan cara mempersiapkan bekal untuk hari tua yaitu dengan dana pensiun. Pemberian pensiun pada karyawannya bukan saja hanya memberikan kepastian penghasilan masa depan, akan tetapi juga ikut memberikan motivasi bagi para karyawannya untuk lebih giat bekerja. Dari pandangan ini, mendorong penulis untuk melakukan penelitian untuk mengetahui mekanisme pengelolaan dana pensiun di BPRS Sumekar Sumenep dengan perspektif ekonomi syariah.

Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder dengan tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Sebelumnya data diuji validitasnya dengan metode perpanjangan pengamatan dan triangulasi.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) mekanisme pengelolaan dana pensiun dalam pemberdayaan masyarakat yang diterapkan di BPRS Bhakti Sumekar Sumenep yaitu berpedoman pada kaidah-kaidah keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, dan kesetaraan, serta menggunakan sistem Mudharabah dengan Deposito Mudharabah Mutlaqhah, (2) mekanisme penyaluran dana pensiun yang diterapkan di BPRS Bhakti Sumekar Sumenep yaitu dengan melakukan pengawasan ketat sebelum dana disalurkan, baik dengan cara diantar ke rumah nasabah atau datang langsung ke bank.

Published
2020-02-28
Abstract viewed = 19 times
pdf downloaded = 0 times