EFISIENSI ALOKSI SDA EFISIENSI ALOKSI SDA DAN DEGRADASI LINGKUNGAN SERTA AKTIFITAS EKONOMI
EFISIENSI ALOKSI SDA DAN DEGRADASI LINGKUNGAN SERTA AKTIFITAS EKONOMI
DOI:
https://doi.org/10.35316/iltizam.v2i2.6338Keywords:
Alokasi SDA, degradasi lingkungan, aktivitas ekonomiAbstract
Alokasi SDA, istilah yang dapat merujuk pada standar efisiensi atau teknologi tertentu di berbagai sektor, berfokus pada pengoptimalan proses untuk meningkatkan produktivitas sambil meminimalkan konsumsi sumber daya. Konsep ini sangat penting dalam industri yang sangat berdampak pada lingkungan, karena bertujuan untuk mengurangi limbah dan mempromosikan praktik berkelanjutan. Kegiatan ekonomi meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Integrasi efisiensi SDA ke dalam kegiatan ekonomi dapat mendorong inovasi dan daya saing sambil mengatasi masalah lingkungan.Di satu sisi, meningkatkan efisiensi dapat mengurangi dampak lingkungan dengan mengurangi limbah dan melestarikan sumber daya. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi sering menyebabkan peningkatan konsumsi dan potensi bahaya lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.Oleh karena itu, penting bagi bisnis dan pembuat kebijakan untuk menemukan keseimbangan yang mendorong pembangunan ekonomi sambil menjaga lingkungan.Degradasi lingkungan mengacu pada kerusakan lingkungan melalui menipisnya sumber daya seperti udara, air, dan tanah; perusakan ekosistem; dan kepunahan satwa liar.Kontributor utama degradasi lingkungan termasuk kegiatan industri, urbanisasi, deforestasi,dan polusi.Hubungan antara efisiensi SDA dan degradasi lingkungan sangat signifikan, karena peningkatan efisiensi dapat menyebabkan pengurangan emisi,konsumsi sumber daya yang lebih rendah, dan jejak ekologis yang lebih kecil.Namun,jika langkah-langkah efisiensi tidak diterapkan secara berkelanjutan, mereka dapat secara tidak sengaja menyebabkan peningkatan produksi dan konsumsi, memperburuk masalah lingkungan




