Penentuan Kadar Flavonoid Total pada Ekstrak Daun Bandotan (Folium Ageratum conyzoides L.) menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis
DOI:
https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i2.9469Keywords:
Ageratum cony, Daun Bandotan, Flavonoid, Spektrofotometri UVAbstract
Daun bandotan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat tradisional karena mengandung senyawa bioaktif, terutama flavonoid. Pemanfaatannya secara turun temurun oleh Masyarakat desa Tudu Aog, khususnya dalam mengatasi pendarahan pada luka iris, menunjukkan nilai etnomedisin yang penting. Namun, data kuantitatif mengenai kadar flavonoid dalam daun bandotan masih terbatas. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kadar flavonoid total pada ekstrak daun bandotan dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini menerapkan metode eksperimental yang meliputi beberapa tahapan, yaitu proses maserasi, skrining fitokimia, fraksinasi, kromatografi lapis tips (KLT), Kromatografi Kolom, serta kromatografi lapis tipis preparative (KLTP) dan analisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil ekstraksi menunjukkan hasil rendemen sebesar 10,9%, skrining mengindikasikan adanya senyawa flavonoid secara positif, fraksinasi menghasilkan dua fase yaitu polar dan nonpolar, uji KLT dengan perbandingan 8:2 menghasilkan nilai Rf 0,76. Pemisahan menggunakan kromatografi kolom menunjukkan hasil yang optimal, pada KLTP diperoleh noda berwarna biru, merah dan ungu dan diidentifikasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan Panjang gelombang serapan maksimum pada 431 nm. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan rata-rata kadar flavonoid pada daun bandotan adalah 17,100 mgQE/g.
References
Abdullah SS, et al. 2021 KLT bioautografi hasil partisi ekstrak etanol herba bandotan (Ageratum conyzoides L.). Chemistry Progress. Vol. 4 (1).
Astuti P, et al. 2021. Chromatographic profile and determination of total flavonoid level n-hexana fraction of litsea angulata leaves using UV-Vis spectrophotometry. J Pharm Care Sci. Vol. 3(2):237.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2000. Parameter standar umum ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta: Depkes RI.
Direktorat Jenderal POM. 2014 Farmakope Indonesia. Edisi ke-5. Jakarta: Depkes RI.
Dian M, et al. 2023. Pembutaan Simplisia dan Teknik Penyiapan Obat Tradisional Jahe Merah dan Duan Pepaya Untuk Standardisasi Dosis. Jurnal Kedokteran. Vol. 11 (1)
Hanifah HN, et al. 2021. Comparison of Phenolic, flavonoid, and tannin contents from ethanol extract of kratom stem (Mitragyna speciosa korth.) and senggadi flower (Melastoma malabathricum L.). J Phys Cont Ser. Vol. 2 (1):012007.
Hossain MA, et al. 2021. Thin-layer chromatography (TLC) and Preparative TLC isolation of flavonoid from plant extract with UV-Visible visualization. J Chromatgr Sci. Vol. 59 (3):255-268.
Kehi ME, et al. 2023. Penentuan kadar flavonoid total ekstrak metanol daun kabuka (Ziziphus mauritiana Lamk.). J Chem Sci Appl. Vol. 2 (1).
Lady D, Handoyono Y. 2020. Pengaruh lama waktu maserasi terhadap kekentalan ekstrak daun sirih (Piper betle). J Farmasi Tinctura. Vol. 2 (1).
Mulyani Y. 2020. Aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol Ageratum conyzoides (L.) L. Dan Blumea balsamifera (L.) DC. dan toksisitas akut. Biomedika Indonesia.
Mindarwarnis M, Indrawati NR. 2020. Isolasi senyawa flavonoid ekstrak bunga tumbuhan kelor (Moringa oleifera L.) dan uji aktivitasnya terhadap bakteri Escherichia coli. JKPharm Jurnal Kesehatan Farmasi. Vol. 2 (1):30-37.
Mutingantun S et al. 2022. Isolation, identification, and antioxidant activity of flavonoid compounds in the ethanol extract of bandotan leaves (Ageratum conyzoides L.). J Kimia Sains dan Aplikasi. Vol. 25 (12):456-466.
Oktavia D, Marpaung MP. 2023. Penetapan kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak akar nipah (Nypa fruticans wurmb) dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Lantanida Journal. Vol. 11(1):36-50.
Palupi DA, et al. 2025. Identifikasi Kualitatif ekstrak fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, dan fraksi air herba bandotan (Ageratum conyzoides L.). Jurnal Farmasi. Vo. 14 (1).
Putri FS, Yunita E. 2023. Penetapan kadar total flavonoid ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) secara spektrofotometri UV-Vis. J Pharm (JOP). Vol. 1(2).
Saepudin S, et al. 2024. Analisis kadar flavonoid total pada ekstrak daun bandotan, ketul, dan kirinyuh dengan berbagai jenis pelarut. Herbapharma. Vol. 6 (2):57-67.
Suyono ADS, Murniasari AH. 2022. Smallanthus sonchifolius penetapan kadar flavonoid total rebusan dan seduhan daun insulin menggunakan UV-Vis spectrophotometry. J Ilmu Farmasi Simplisia. Vol. 2 (1) :8-15
Usman Y, Muin R. 2023. Uji kualitatif dan perhitungan nilai Rf senyawa flavonoid dari ekstrak daun gulma siam. J Pharm Sci Herbal Technol. Vol. 1(1).
Wijayanti S, et al. 2023. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol batang bandotan (Ageratum conyzoides) dengan DPPH (1,1-diphenyl-1-picrylhyrazyl). J Medika Sains. Vol. 3 (1):1-11.
Wani ZA, et al. 2020 Preparative thin layer chromatography (pTLC): A powerful tool for isolation and purification of bioactive compounds. J Pharm Anal. Vol. 10 (1):1-15.
Widyasari R, et al. 2020. Penetapan kadar Flavonoid total ekstrak metanol kulit jeruk sambal secara spektrofotometri UV-Visibel. Med Sains: J IIM Kefarmasian. Vol. 4 (2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tantri Wulandari Mokoginta, Moh. Rivaldi Mappa, Rizky Resvita R Bahi, Alfiana Pramasita Gonibala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






