Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Pinang (Areca catechu L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i2.9428Keywords:
Skrining Fitokimia, Difusi Cakram, Areca catechu L, S. Aureus, Antibakteri, Zona HambatAbstract
Staphylococcus aureus adalah bakteri yang menyebabkan berbagai infeksi kulit. Meningkatnya resistensi antibiotik telah mendorong eksplorasi agen antibakteri dari sumber alami, termasuk kulit pinang (Areca catechu L.) yang telah terbukti mengandung senyawa bioaktif antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder serta mengevaluasi efektivitas antibakteri ekstrak kulit buah pinang yang berasal dari Kabupaten Sorong terhadap S. aureus. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian dilanjutkan dengan uji fitokimia dan pengujian efektivitas antibakteri metode difusi cakram pada konsentrasi 4%, 8%, dan 16%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah. Hasil memperoleh rendemen ekstrak sebesar 6,2% mengandung alkaloid, flavonoid, dan tanin. Diameter rata-rata zona hambat tercatat pada konsentrasi 4% (1,97 mm), 8% (2,3 mm), dan 16% (4,5 mm) termasuk kategori lemah. Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), sedangkan uji Post Hoc Games-Howell mengkonfirmasi bahwa konsentrasi 16% berbeda secara signifikan dibandingkan dengan 4% dan 8%. Simpulan menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah pinang (A. catechu L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus yang ditunjukkan oleh terbentuknya zona hambat. Namun, efektivitas daya hambatnya masih lebih rendah dibandingkan kontrol positif, konsentrasi 16% memberikan perbedaan paling signifikan dibandingkan 4% dan 8%.
References
Aisyah, H. et al. (2025) ‘Antibacterial Effectiveness Test of Wrap Leaf Extract (Smilax rotundifolia) Against Escherichia coli and Propionibacterium acnes Bacteria’, Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(4), pp. 527–532.
Aulia, U. et al. (2024) Statistik parametrik (teori dan aplikasi dengan spss).
Cahyani, A., Putri, N.A.A. and Rizal, M. (2023) ‘Gambaran Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Tetrasiklin Tanpa Resep Dokter di Kelurahan Bangselok Kabupaten Sumenep’, Healthy Indonesian Journal, 2(3), pp. 141–145.
Cahyani, I.S., Hadriyati, A. and Yulianis (2020) ‘Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Dan Fraksi Kulit Buah Pinang (Areca catechu L) Dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat’, Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1), pp. 2615–109.
Fabanyo, S.H. et al. (2023) ‘Analisis Fitokimia dan Gugus Fungsi Kulit Kayu Akway (Drymis sp.)’, Jurnal Promotif Preventif, 6(6), pp. 976–982.
Hafizah, Q., Permatasari2, L. and Muchlishah, N.R.I. (2024) ‘Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Aktivitas Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), pp. 3829–3836.
Hana, W., Gerung, P. and Antasionasti, I. (2021) ‘Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Belimbing Botol ( Averrhoa Bilimbi L . ) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium Acne Penyebab’, 10(November).
Hanina, H. et al. (2022) ‘Peningkatan Pengetahuan Siswa Pondok Pesantren Nurul Iman Tentang Infeksi Staphylococcus Aureus Di Kulit Dengan Metode Penyuluhan’, Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA, 5(2), pp. 426–430.
Hartanto, D. and Dewi, U. (2024) ‘Penerapan Video Umpan Balik Terhadap Pembelajaran Servis Bulutangkis Pada Pemain Tingkat Pemula’, Jurnal Pendidikan Olahraga, 13(2), pp. 229–239.
Hastjarjo, T.D. (2019) ‘Rancangan Eksperimen-Kuasi’, Buletin Psikologi, 27(2), p. 187.
Herdwiani et al. (2018) ‘Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol Kulit Buah Pinang ( Areca catechu ) dan Daun Kayu Manis ( Cinnamomum burmanni)’, Jurnal Farmasi Indonesia, 15(1), pp. 71–78.
Irawanda, R., Umar, A. and Astari, C. (2024) ‘Aktivitas Antibakteri Sediaan Sabun Cair Ekstrak Daun Waru (Hibiscus tiliaceus L) Terhadap Staphylococcus aureus’, Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 10(1), pp. 191–200.
Jungjunan, R.A. et al. (2023) ‘Uji Aktivitas Dan Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Bandotan (Ageratum conyzoides Linn.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus’, Jurnal Analis Farmasi, 8(1).
Kabakoran, J.F., Niwele, A. and Yuyun, M. (2022) ‘Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Turi (Sesbania grandiflora L) Terhadap Pertumbuhan Stapylococcus aureus Dengan Metode Cakram’, Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 1(2), pp. 126–141.
Kusumo, A. (2022) ‘Media Pertumbuhan Kuman’, Jurnal Medika Hutama, 04(01), pp. 3069–3075.
Luciana, L. et al. (2024) Fitokimia dan Farmakognosi. Edited by L.O. Alifariki. Kab. Cilacap, Jawa Tengah. Available at: www.mediapustakaindo.com.
Nurhayati, L.S., Yahdiyani, N. and Hidayatulloh, A. (2020) ‘Perbandingan Pengujian Aktivitas Antibakteri Starter Yogurt dengan Metode Difusi Sumuran dan Metode Difusi Cakram’, Jurnal Teknologi Hasil Peternakan, 1(2), p. 41.
Nuryanti, S. and Rahmayanti, H. (2025) ‘Antibacterial Activity of Etanol Extract of Pinang (Areca catechu L.) Clup against Streptococcus mutans and Porphyromonas gingivalis’, Journal Microbiology Science, 5(1), pp. 9–16.
Oktaviani, A., Muspiah, A. and Faturrahman (2020) ‘Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol Ganoderma sp . Asal Pulau Lombok’, Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan, 6(1), pp. 22–28.
Pratiwi, S.A. et al. (2023) ‘Skrining dan Uji Penggolongan Fitokimia dengan Metode KLT pada Ekstrak Etanol Kemangi (Ocium basilicum L) dan Sereh Dapur (Cymbopogon citratus)’, Pharmacy Medical Journal, 6(2), p. 2023.
Putri, C.I. et al. (2023) ‘Kejadian Resistensi Pada Penggunaan Antibiotik’, Medula, 13(3), pp. 219–225.
Rahayu, Y.P. et al. (2023) ‘Deteksi cemaran Staphylococcus aureus pada ayam krispy lokal di sekitar salah satu universitas kota Medan’, Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(3), pp. 1356–1362.
Samudra, A.G. et al. (2022) ‘Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi Dan Sokletasi Terhadap Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Sargassum Sp’, Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), pp. 500–511.
Sanaky, N.W., Hardia., L. and Irwandi (2024) ‘Uji Efektivitas Analgesik Ekstrak Etanol Buah Merah ( Pandanus)’, Etnofarmasi, 02(01), pp. 29–35.
Sari, D.P. and Basyarahil, B. Al (2021) ‘Analisis Zona Hambat Ekstrak Brokoli (Brassica Oleracea L. Var. Italica) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus’, Indonesian Journal Pharmaceutical and Herbal Medicine (Ijphm), 1(1), pp. 34–38.
Sasongko, G.H. et al. (2024) ‘Uji Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Herba Meniran (Phyllanthus niruri Linn)’, Jurnal Farmasi IKIFA, 3(2), pp. 29–42.
Safutri, W., Dwiningrum, R., Putri, N. A., and Wulandari, F. (2024). Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Salam Dan Daun Sambiloto Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 24(2), 131–141.
Setyawan, D.A. (2021) Petunjuk Praktikum Uji Normalitas & Homogenitas Data Dengan Spss. Klaten, Jawa Tengah.
Sujana, K. V., Katja, D. G., and Koleangan, H. S. J. (2024). Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi Kulit Batang Chisocheton sp. (C.DC) Harms terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Chemistry Progress, 17(1), 87–96.
Tumpu, D., Muslihin, A.M. and Hardia, L. (2025) ‘In Vitro Study of The Activity of Yellow Rope (Anamirta cocculus) Extract As An Antibacterial’, 11(4), pp. 382–387.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitriani Faidatul Hikmah, Irwandi Irwandi, Marzella Dea Rossardy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






