Dampak Kepatuhan Pengobatan terhadap Kekambuhan Kejang pada Penderita Epilepsi di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i2.7988Keywords:
Epilepsi, Kambuhan Kejang, Kepatuhan PengobatanAbstract
Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologis kronis yang ditandai dengan kejang berulang. Kepatuhan pengobatan berperan penting dalam mengendalikan kejang dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Namun, rendahnya kepatuhan sering menjadi kendala dalam terapi, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kekambuhan kejang. Mengetahui pengaruh kepatuhan pengobatan terhadap kekambuhan kejang pada pasien epilepsi di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pasien dengan diagnosa epilepsy usia ≥16 tahun yang menjalani pengobatan epilepsi di poli rawat jalan. Evaluasi kepatuhan menggunakan kuesioner ARMS (Adherence to Refills and Medication Scale), sedangkan kekambuhan kejang dievaluasi selama 1bulan terakhir menggunkan wawancara dan data rekam medis. Sebanyak 85,19% pasien tercatat patuh terhadap pengobatan. Kekambuhan kejang masih terjadi pada 35,19% pasien. Analisis menunjukkan nilai p = 0,002, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara kepatuhan pengobatan dan kekambuhan kejang. Kepatuhan pengobatan berpengaruh signifikan terhadap kekambuhan kejang pada pasien epilepsi. Perlu adanya edukasi berkelanjutan dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, serta pemantauan rutin guna mencegah kekambuhan kejang.
References
Ann Poduri and Walter J. Koroshetz (2024) NINDS Recognizes National Epilepsy Awareness Month, National Institute of Neurological Disorders and Stroke.
Ardhi, M.S. et al. (2024) Peringatan Hari Epilepsi Internasional 2024: Edukasi antara Stigma, Mitos dan Fakta, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Batubara, C.A. (2022) Mitos dan Fakta Penyakit Epilepsi, Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan.
Bennett, D. et al. (2020) “Population-Based Epidemiological Studies of Neurological Disorders,” Population-Based Epidemiological Studies of Neurological Disorders [Preprint]. Available at: https://doi.org/10.1159/isbn.978-3-318-06748-4.
Chen, J. et al. (2022) “Pathogenesis of seizures and epilepsy after stroke,” Acta Epileptologica, 4(1), pp. 2–7. Available at: https://doi.org/10.1186/s42494-021-00068-8.
Crane, P. and Wiegand, T.J. (2024) “Phenytoin,” in P. Wexler (ed.) Encyclopedia of Toxicology (Fourth Edition). Fourth Edition. Oxford: Academic Press, pp. 563–567. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-0-12-824315-2.00741-7.
Dipiro, J.T. and DiPiro, C. V. Schwinghammer, T. L. Wells, B.G. (2020) Dipiro, J. T., DiPiro, C. V., Schwinghammer, T. L., & Wells, B. G. (2015). Pharmacotherapy handbook. McGraw-hill., Mc Graw-Hill; New York.
Efrilia, D.N., Anita, F. and Kurniasari, S. (2024) “Hubungan Kepatuhan Konsumsi Obat Anti Epilepsi dengan Kejadian Kekambuhan Kejang pada Pasien Epilepsi di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024,” Sci-Tech Journal, 3, pp. 152–164. Available at: https://doi.org/10.56709/stj.v3i2.486.
Ernawati, I. and Islamiyah, W.R. (2019) “Hubungan Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Epilepsi terhadap Kejadian Kejang Pasien Epilepsi menggunakan kuesioner ARMS (Adherence Refill Medication Scale),” Journal of Pharmacy and Science, 4(1), pp. 29–34. Available at: https://doi.org/10.53342/pharmasci.v4i1.128.
Fraschiska Rizky Restuningtyas (2019) “Pengelompokan Penderita Epilepsi Berdasarkan Variabel Kualitas Hidup Pada Komunitas Orang Dengan Epilepsi,” Program Studi Sarjana Departemen Statistika Fakultas Matematika, Komputasi, Dan Sains Data Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2019 [Preprint].
Goldenholz, D.M. et al. (2025) “Does missing medication acutely change seizure risk? A prospective study,” medRxiv [Preprint]. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.1101/2025.06.06.25329144.
Gupta, M. and Tripp, J. (2025) “Phenytoin,” in. StatPearls Publishing.
Van Karnebeek, C.D.M. et al. (2016) “Pyridoxine-Dependent Epilepsy: An Expanding Clinical Spectrum,” Pediatric Neurology, 59, pp. 6–12. Available at: https://doi.org/10.1016/J.PEDIATRNEUROL.2015.12.013.
Kaur, J., Singh, Gurparvesh and Singh, Gagandeep (2024) “Adherence to Anti-seizure Medications in Epilepsy: A Systematic Review and Meta-analysis of Outcomes,” American Epilepsy Society [Preprint].
Kementerian Kesehatan (2022) Mari Kenali Gejala Epilepsi, Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan.
Lavina, A. et al. (2016) “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gangguan Perilaku pada Anak Epilepsi,” Sari Pediatri, 16(6), p. 409. Available at: https://doi.org/10.14238/sp16.6.2015.409-15.
Nabbout, R. et al. (2017) “Outcome of childhood-onset epilepsy from adolescence to adulthood: Transition issues,” Epilepsy & Behavior, 69, pp. 161–169. Available at: https://doi.org/10.1016/J.YEBEH.2016.11.010.
Patel, P. and Anilkumar, A.C. (2025) “Antiepileptic Drug Monitoring,” StatPearls [Preprint].
PERDOSSI (2019) Pedoman Tata Laksana Epilepsi. edisi 6. Edited by Airlangga University Press. Surabaya.
Rahmania, I. et al. (2024) “Pada Pasien Epilepsi Rawat Jalan Di Rsd Krmt Wongsonegoro Semarang : Studi Potong Lintang,” (September), pp. 122–129.
Shawel, B. and Berhane, Y. (2024) “Adherence to anti-seizure medications and self-reported availability and affordability of the medications in Addis Ababa, Ethiopia,” PLoS ONE, 19(10 October), pp. 1–12. Available at: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0299964.
Tedyanto, E.H., Chandra, L. and Adam, O.M. (2020) “Gambaran Penggunaan Obat Anti Epilepsi (OAE) pada Penderita Epilepsi Berdasarkan Tipe Kejang di Poli Saraf Rumkital DR. Ramelan Surabaya,” Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 9(1), p. 77. Available at: https://doi.org/10.30742/jikw.v9i1.748.
WHO (2024) Epilepsy, World Health Organization.
Zhang, L. et al. (2024) “Promoting medication compliance in epileptic children: a cross sectional survey,” BMC Pediatrics, 24(1). Available at: https://doi.org/10.1186/s12887-024-05011-7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Novia Yessy Rencani T, Irma Susanti, Afiv Wahyudi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






