Pengaruh Tempat Tumbuh Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata)

Authors

  • Sulistyalin Hiola Rahman Universitas Muhammadiyah Manado
  • Nadia Ayuwanda Akune
  • I Made Rantiasa Program Studi DIII Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Manado

DOI:

https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i1.7347

Keywords:

Daun matoa (pometia pinnata), Aktivitas antioksidan, Pengaruh tempat tumbuh

Abstract

Tanaman matoa memiliki efek sebagai antioksidan, pengaruh antioksidan dipengaruhi oleh kandungan senyawa metabolit sekunder. Bahan yang paling banyak diteliti  mencegah maupun membantu pengobatan berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, kanker, dan penuaan dini. adalah senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tempat tumbuh terhadap aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daun matoa (pometia pinnata). Sampel yang digunakan adalah daun matoa yang diperoleh dari 2 daerah tempat tumbuh tanoyan dan tomohon. Diekstraksi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan mendapatkan ekstrak kental dataran rendah 52,746 dan dataran tinggi 28,762 gram.Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikriidrazil) dengan menggunakan spektrofotometri UV-VIS dengan standar vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan pada ekstrak daun matoa dataran rendah dengan nilai IC50 9,686± ppm sedangkan ekstrak daun matoa dataran tinggi nilai IC50 9,165± ppm. Ekstrak etanol daun matoa dataran rendah lebih kuat aktivitas antioksidan dibandingkan pada dataran tinggi hal ini diduga adanya pengaruh tempat tumbuh seperti kandungan unsur, hara, tanah, suhu, iklim, intensitas cahaya matahari.

Downloads

Published

2025-12-01 — Updated on 2025-12-07

Versions

How to Cite

Rahman, S. H., Akune, N. A., & Rantiasa, I. M. (2025). Pengaruh Tempat Tumbuh Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata). Jurnal Farmasi Tinctura, 7(1), 27–32. https://doi.org/10.35316/tinctura.v7i1.7347 (Original work published December 1, 2025)