Studi In Silico Nanopartikel Perak dengan Teh Hijau (Camellia sinensis) Sebagai Aktivitas Antioksidan
DOI:
https://doi.org/10.35316/tinctura.v6i2.7301Keywords:
Nanopartikel perak, Epigallocatechin Gallate, in Silico, AntioksidanAbstract
In silico merupakan pendekatan eksperimental yang kini banyak digunakan sebagai metode inovatif dalam mengevaluasi potensi senyawa bioaktif, terutama dalam desain obat berbasis komputer. Salah satu agen antioksidan yang tengah dikembangkan adalah nanopartikel logam, seperti perak (AgNP), yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Sintesis AgNP secara hijau, menggunakan tanaman sebagai agen pereduksi, dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan metode konvensional. Teh hijau mengandung flavonoid, salah satunya Epigallocatechin Gallate (EGCG), yang berperan sebagai antioksidan sekaligus reduktor dalam sintesis AgNP. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi AgNP hasil sintesis hijau dengan teh hijau melalui pendekatan in silico. Metode penelitian meliputi analisis drug scan, PreADME, uji toksisitas menggunakan Toxtree, dan molecular docking terhadap protein target antioksidan 1URM. Hasil docking menunjukkan nilai binding energy sebesar -5.00 kcal/mol, dibandingkan dengan binding affinity ligan alami -5.13 kkal/mol dan RMSD sebesar 0.46 Å, menandakan afinitas dan validitas interaksi ligan-protein yang cukup baik. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa senyawa AgNP dengan reduktor EGCG dari turunan flavonoid memiliki potensi aktivitas yang baik sebagai antioksidan berbasis in Silico.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elsya Maghfiroh, Septian Dwi Mulyana, Reffa Aulia Merdiana, Febriyanti Khoiriyah, Tita Sofia Putri Meilanie, Elsa Mahfudhotul Aini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





