ANALISIS PSIKOLOGIS PELAKU KDRT DAN PERAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM DALAM PENANGANANNYA
Kata Kunci:
analisis psikologis, KDRT, bimbingan konseling islamAbstrak
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kasus kekerasan dalam rumah tangga yang sangat erat kaitannya dengan kondisi psikologis para pelaku. Penelitian ini menganalisis kondisi psikologis pelaku kekerasan dalam rumah tangga sekaligus menelah peran Bimbingan Konseling Islam (BKI) dalam menangani masalah ini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara semi-terstruktur terhadap seorang pelaku KDRT. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perilaku kekerasan dipicu oleh pengalaman masa kecil, pola asuh otoriter, kemampuan regulasi emosi yang rendah, dan mekanisme coping maladaptif seperti penekanan emosi. Analisis psikologis menunjukkan bahwa informan memiliki kecenderungan perilaku agresif dan impulsif, disertai dengan pola pikir maladaptif yang mengarah pada gejala patologi sosial, seperti keyakinan bahwa kekerasan adalah cara yang normal untuk menyelesaikan konflik. Proses pendampingan melalui Bimbingan dan Konseling Islam berhasil menunjukkan peningkatan kesadaran diri, memperkuat pengendalian emosi, dan menumbuhkan perilaku adaptif melalui integrasi pendekatan perilaku dengan penguatan nilai-nilai sipiritual.
Abstract
This study was motivated by the high incidence of domestic violence, which is closely linked to the psychological state of the perpetrators. This study analyzes the psychological state of domestic violence perpetrators while examining the role of Islamic Counseling (BKI) in addressing this issue. The approach used is descriptive qualitative employing semi-structured interviews with a perpetrator of domestic violence. The findings indicate that violent behavior is triggered by childhood experiences, authoritarian parenting, low emotional regulation skills, and maladaptive coping mechanisms such as emotional suppression. Psychological analysis indicates that the informant exhibits tendencies toward aggressive and impulsive behavior, such as the belief that violence is a normal way to resolve conflicts. The mentoring process through Islamic Guidance and Counseling successfully demonstrated increased self-awareness, strengthened emotional control, and fostered adaptive behavior through the integration of behavioral approaches with the reinforcement of spiritual values.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Andela RG, Nor Fatmah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.






