RELASI KERUKUNAN ANTARETNIK DALAM PERAYAAN IDUL FITRI MASYARAKAT DESA ADAT TUBAN BALI

Authors

  • Yuli Kurnia Rohmawati Universitas Ibrahimy Situbondo
  • Mukhammad Baharun Universitas Ibrahimy Situbondo

DOI:

https://doi.org/10.35316/maddah.v1i1.239

Abstract

Masyarakat Desa Adat Tuban tergolong dalam masyarakat yang heterogen. Sehingga menyebabkan adanya beberapa golongan etnik semisal Madura dan Bugis, yang saling hidup berdampingan dan menjalin intensitas komunikasi sebagai awal dalam membentuk keefektifan komunikasi. Komunikasi yang efektif, tentunya mengandung relasi di dalamnya. Bentuk relasi yang terjalin dapat tergambar dalam momentum perayaan Idul Fitri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pola relasi yang terjalin antaretnik tergolong dalam bentuk relasi asosiatif; 2) pola komunikasi yang terjalin merupakan pola komunikasi harmonis, yang ditandai dengan adanya keselarasan dan keseimbangan dalam berkomunikasi; dan 3)  Idul Fitri merupakan media dalam pengembangan relasi tersebut.

Downloads

Published

2019-01-05

How to Cite

Yuli Kurnia Rohmawati, & Baharun, M. . (2019). RELASI KERUKUNAN ANTARETNIK DALAM PERAYAAN IDUL FITRI MASYARAKAT DESA ADAT TUBAN BALI. Maddah : Jurnal Komunikasi Dan Konseling Islam, 1(1), 54–67. https://doi.org/10.35316/maddah.v1i1.239