Transparansi Informasi Keuangan: Faktor Keuangan dan Nonkeuangan pada RSUD BLU/BLUD di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.35316/mazinda.v4i2.9918Abstract
Tingkat transparansi informasi keuangan Rumah Sakit Umum Daerah di Indonesia masih rendah, terlihat hanya 83 dari 417 rumah sakit BLU/BLUD yang memiliki website dan berhasil diidentifikasi mengungkapkan laporan keuangan tahun 2024. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh faktor keuangan dan nonkeuangan terhadap transparansi informasi keuangan serta umur rumah sakit sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dari 54 Rumah Sakit Umum Daerah yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 654 rumah sakit di Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan regresi logistik robust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan pendapatan berpengaruh positif signifikan terhadap transparansi informasi keuangan, jumlah pasien berpengaruh negatif signifikan, sedangkan ukuran rumah sakit dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan. Umur rumah sakit terbukti memoderasi hubungan kinerja keuangan, pendapatan, dan jumlah pasien terhadap transparansi informasi keuangan. Implikasi teoritis penelitian ini memperkuat Stewardship Theory yang menjelaskan bahwa kondisi keuangan yang baik mendorong pengelola rumah sakit untuk meningkatkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada pemangku kepentingan. Implikasi praktis penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi informasi keuangan perlu difokuskan pada penguatan kinerja keuangan dan optimalisasi pendapatan rumah sakit sebagai faktor utama yang mendorong keterbukaan informasi kepada publik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faticha Sabila Asna, Henny Murtini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





