PENGARUH KOMPOSISI PEMBUATAN PERMEN JELLY KULIT BUAH Hylocereus Polyrhizus TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN PERCEPATAN KESEMBUHAN GEJALA COMMON COLD PADA BALITA

  • Lia Fitria Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy
Keywords: Red Dragon Fruit Skin (Hylocereus Polyrhizus), A Symptom Of Common Cold, Toddlers

Abstract

Common cold or non-specific upper respiratory infection (ISPA) or "common cold" is an infectious disease caused by a virus and attacks the upper respiratory tract (nose). This disease is commonly experienced by children to adults. Viruses that cause Common Cold such as coronavirus and rhinovirus. Common cold can be overcome by pharmacological and non-pharmacological therapy. One of the non-pharmacological therapies to overcome the initial symptoms of common cold by consuming processed red dragon fruit skin, jelly candy. The purpose of this study was to know the effect of the composition of the making of Hylocereus Polyrhizus leather jelly in organoleptic and acceleration of healing of common cold symptoms in toddlers. The design of this study was Quasi experiment with one-group pretest-posttest design. The sample in this study were children aged 1-5 years who experienced a common cold, which was as many as 10 children. Organoleptic test results for jelly candies based on a test of color, taste and texture preferences found in jelly candies treatments 3 and 4 (T3 & T4). The content of Vitamin C in T4 (10% dragon fruit skin composition) is greater than T3 (Composition of dragon fruit skin 15%) which is 1.57> 1.24 mg / 100g and there is an effect of accelerating the recovery of common cold symptoms in infants.

Keywords : Red Dragon Fruit Skin (Hylocereus Polyrhizus), A Symptom Of Common Cold, Toddlers.

ABSTRAK

Common cold atau Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) non spesifik atau “flu biasa” merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan menyerang saluran pernapasan atas (hidung). Penyakit ini umumnya dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa. Virus yang menyebabkan Common Cold seperti coronavirus dan rhinovirusCommon cold dapat diatasi dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu terapi non-farmakologi untuk mengatasi gejala awal common cold dengan mengkonsumsi olahan kulit buah naga merah yaitu permen jelly.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi pembuatan permen jelly kulit bua Hylocereus Polyrhizus  terhadap organoleptik dan percepatan kesembuhan gejalan common cold pada Balita. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperiment dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 1-5 tahun yang mengalami common cold yaitu sebanyak 10 anak. Hasil Uji organoleptik terhadap permen jelly berdasarkan uji kesukaan warna, rasa dan tekstur terdapat pada permen jelly treatment 3 dan 4 (T3 & T4). Kandungan Vitamin C pada T4 (komposisi kulit buah naga 10%) lebih besar dibandingkan T3 (Komposisi kulit buah naga 15%) yaitu 1,57 > 1,24 mg/100g  dan terdapat pengaruh percepatan kesembuhan gejala common cold pada balita.

Kata Kunci : Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus), Gejala Common Cold, Balita.

Published
2019-02-01
How to Cite
Fitria, L. (2019). PENGARUH KOMPOSISI PEMBUATAN PERMEN JELLY KULIT BUAH Hylocereus Polyrhizus TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN PERCEPATAN KESEMBUHAN GEJALA COMMON COLD PADA BALITA. Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 6(1), 38-44. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v6i1.342
Abstract viewed = 36 times
PDF downloaded = 19 times